1:41 am - Friday April 25, 2014

Itjen Kemenag Turunkan Tim

Wednesday, 11 September 2013, 6:00 | Lamteng | 0 Comment | 56 Views
by ipank

Selidiki Dugaan Selingkuh di STAIN Jurai Siwo
JAKARTA – Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan akan menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki dugaan perselingkuhan Prof. Dr. EK selaku ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jurai Siwo, Metro. EK diduga telah menjalin hubungan asmara dengan wanita bersuami, YA, dosen di kampus tersebut.

    Inspektur Jenderal Kemenag Muhammad Jasin mengatakan, tim investigasi akan diturunkan dalam waktu dekat. Namun, dia enggan menyebut kapan pastinya. ’’Kita susun dahulu timnya. Kalau sudah siap, dalam minggu ini bisa diturunkan ke Lampung,’’ ucap Jasin kepada Radar Lampung di Jakarta kemarin.

    Saat ini, kata dia, pihaknya tengah mempelajari laporan yang masuk, sekaligus menyiapkan tim yang akan diturunkan ke Metro.

    ’’Laporannya sudah masuk. Siapa yang melaporkan, saya kira harus dirahasiakan untuk melindungi pelapor. Kita cermati dahulu isi laporan. Jadi, nggak bisa langsung berangkatkan timnya. Semuanya ada proses,’’ ujarnya.

    Mantan wakil ketua KPK itu juga tidak mau berandai-andai mengenai sanksi maupun tuntutan mahasiswa yang menginginkan dia dicopot dari jabatannya. Terlebih, kata Jasin, dalam kasus perselingkuhan maupun nikah sirih paling sulit untuk pembuktiannya.

    ’’Belum bisa begitu. Ya kalau benar perselingkuhan. Kalau hanya isu, bagaimana. Kami tidak bisa mengumbar sanksinya. Kasus macam ini paling sulit untuk pembuktiannya,’’ terang Jasin.

    Ia juga menilai fotokopi percakapan melalui jejaring sosial belum bisa dijadikan bukti yang kuat.  Untuk itu, lanjut Jasin, tim yang investigasi yang diturunkan nanti akan mencari data dan bukti, sekaligus keterangan dari pihak terduga.

    ’’Kita kan harus melihat fakta dulu, perlu pengalian informasi. Saya akan menanggapi setelah tim melaporkan hasil investigasi. Biarlah tim bekerja dulu, saya pastikan tim yang diturunkan bekerja profesional. Kalau memang terbukti, pasti ada sanksinya,’’ pungkasnya.

    Sementara, Wakil Ketua I STAIN Jurai Siwo Kota Metro Mukhtar Hadi membenarkan tiga anggota senat sudah bertolak ke Kemenag RI di Jakarta.

    Menurutnya, selain EK, mahasiswa juga menuntut agar YA, dosen program studi bahasa Inggris, dilengserkan dari jabatan struktural dan status PNS-nya. Sebab, mereka diduga telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama.

    ’’Kami sudah ke Kemenag untuk melaporkan kondisi tersebut, sebagaimana hasil keputusan rapat senat, Senin lalu,’’ kata Mukhtar kemarin.

    Sementara, YA saat dihubungi via telepon siang kemarin menolak berkomentar. ’’Saya no comment,’’ tegasnya. Sedangkan EK hingga kemarin belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi, teleponnya aktif namun tidak diangkat. (kyd/p1/c3/wid)

Leave a reply

You must be Logged in to post comment.

Categories